“Jangan melangkah di
jalan keputusasaan.
Di alam ini terhampar
berjuta harapan.
Jangan pergi ke arah
kegelapan.
Di alama ini terdapat
banyak cahaya.......”
Kalimat itu saya kutip
dari sebuah buku renungan ruhani, yang secara tidak sengaja setelah magrib saya
baca. Ternyata kalimat diatas mewakili keadaan saya saat ini. KEPUTUSASAAN.
Satu kata yang mengartikan kondisi dimana kita tida mau mencoba kembali apa
yang pernah kita lakukan sebelumnya. Hanya karena takut gagal (kembali). Itulah
arti keputusasaan versi saya. Pengalaman pribadi banget yee kayanya..
Dibaris pertama kalimat
itu jelas terdapat kata “jangan...”. sudah jelas bahwa kita dilarang keras
untuk berada di posisi kalimat itu. Terus saya harus melangkah di jalan apa?
Gak butuh waktu lama saya langsung membuka notebook dan mulai mengetik kutipan
kalimat di buku tersebut untuk saya post di blog milik saya. Akhirnya dari
kalimat baris pertama, saya mendapatkan pencerahan untuk kembali menyapa para
pengikut di blog saya. (berasa punya banyak followers).
Honestly keadaan saya
sekarang gak secerah temen-temen. Saya anak bungsu yang diharapkan bisa jauh
lebih sukses dari kakak-kakak saya, ternyata saat ini belum bisa melakukan
apa-apa terutama untuk mamah. Ada sedikit perasaan iri kenapa saya belum bisa
melakukan apa yang saya inginkan seperti yang dilakukan kakak-kakak saya.
Terlebih iri dengan teman-teman yang telah sukses berperang di luar sana. But i
dont wanna continue this condition. I must be happy and also be success like
them. I promise will be proud my mother.
Dimana arti dari kalimat tersebut adalah “terjebak di ruang
nostalgia..aaa...aaa...” (berubah jadi raisa).
Harus yakin bahwa Allah
bersama kita! Di luar sana masih ada sejuta harapan, sejuta impian yang menanti
kedatangan siapa saja yang akan menjemputnya. Percayalah semua itu akan indah
pada waktunya, jika Allah telah mengizinkannya.
Tidak
ada perbuatan yang sia-sia, apabila yang kita lakukan adalah kebaikan.
Let’s
something good or do good something.
-nrl
Komentar
Posting Komentar