Langsung ke konten utama

Postingan

First time to JAVA JAZZ

Yap! Ini kali pertama gue dateng ke acara festival musik. Jujur gue gak paham dengan musik jazz. Tapi karena diajak dan tentunya free, jadilah gue dateng ke festival itu. Tahun ini acaranya berlangsung dari tanggal 2-4 Maret 2018 untuk lokasinya masih sama di JIEXPO Kemayoran. Berhubung gue diajak langsung dari orang yang kerja disalah satu sponsor acara ini, gue dateng di hari Jum'at tanggal 2 Maret.  Sekitar jam 8 malem gue sampe dilokasi festival tsb. Dan jengjeng asli GS nya gak ada yang gue kenal semua cuii 😂  Yaasudahlah akhirnya kami foto-foto saja wkwk, mau kulineran tapi harganya mehong gilaak 2-3x lipet dari harga yang biasa gue beli. Dan gue sempet berfikir kenapa orang rela buat beli tiket musik yang menurut gue harganya bisa digunain buat 3 hari makan cuii! Ini beberapa jepretan yang gue abadikan di festival java jazz 2018 
Postingan terbaru

welcome back bogor! (Royale Cafe Bogor)

Assalamualaikum,,, Setelah sekian lama alhamdulillah bisa akses blog lagi yuhuuuu,, anyway gue mau review cafe  yang katanya ngehits di sosial media dan berlokasi di Bogor. Jadi beberapa waktu lalu gue dan temen gue berkunjung ke cafe tersebut, lokasinya di Jl Sliwangi No 65. Royale Cafe Bogor, lokasinya gak jauh dari istana bogor/kebun raya bogor, gue ke Royale Cafe naik KRL terus jalan ke arah kebon raya bogor, gye sengaja jalan karena emang niatnya mau foto-foto disepanjang jalan kebon raya bogor, berhubung gue lupa bawa batre kamera jadilah kami tetap jalan kaki sampe ke BTM. dan cuaca saat itu gerimis-gerimis manja, kami langsung order ojek online ke Royale Cafe, tarifnya cukup murah hanya Rp.7.000,- gue lupa gak foto tampak luarnya Royale Cafe, menurut gue sih interior cafenya menarik pengunjung, awalnya kami sempat ragu mau makan di cafe ini apa makan di pinggir jalan aja, solanya sepi cuyyy! pikir gue mungkin karena weekdays kali ya. nah pas masuk sempet wah! keren jug...

Hanya Tulisan Biasa

Apa sih yang membuat hati ini merasa gelisah, kecewa, kesal bahkan benci terhadap apapun?  Bener gak sih, kalo yang membuat hati kita merasa kecewa adalah karena kita sering bergantung kepada manusia, tanpa pernah kita menggantungkan sesuatu apapun kepada Allah Yang Maha Pemilik Segalanya! Dan Bener gak sih kalo kita menggantungkan sesuatu apapun kepada Allah, maka kita tidak akan pernah merasakan yang namanya kecewa, gelisah, dan teman sekawannya itu? Aku pernah mendengar ceramah salah satu ustadzah muda yang sekarang lagi naik daun, beliau mengatakan jika kita hanya menggantungkan suatu apapun, dan kita hanya menceritakan segala permasalahan kepada Sang Khalik Allah SWT maka hati ini akan terasa damai dan kitapun insyaAllah tidak akan merasa dikecewakan oleh siapapun . Ini hanya tulisan biasa. tulisan yang ringan namun menurutku memiliki arti yang besar jika kita tidak bisa menyikapinya dengan hati yang tenang. 

No Excuse !

“Jangan melangkah di jalan keputusasaan. Di alam ini terhampar berjuta harapan. Jangan pergi ke arah kegelapan. Di alama ini terdapat banyak cahaya.......” Kalimat itu saya kutip dari sebuah buku renungan ruhani, yang secara tidak sengaja setelah magrib saya baca. Ternyata kalimat diatas mewakili keadaan saya saat ini. KEPUTUSASAAN. Satu kata yang mengartikan kondisi dimana kita tida mau mencoba kembali apa yang pernah kita lakukan sebelumnya. Hanya karena takut gagal (kembali). Itulah arti keputusasaan versi saya. Pengalaman pribadi banget yee kayanya.. Dibaris pertama kalimat itu jelas terdapat kata “jangan...”. sudah jelas bahwa kita dilarang keras untuk berada di posisi kalimat itu. Terus saya harus melangkah di jalan apa? Gak butuh waktu lama saya langsung membuka notebook dan mulai mengetik kutipan kalimat di buku tersebut untuk saya post di blog milik saya. Akhirnya dari kalimat baris pertama, saya mendapatkan pencerahan untuk kembali menyapa para pengikut di blo...

Cinta-Mu

hingga Kau tak mengenal aku. Aku... siapa diriku ? Engkau tak mengenal diriku ? pantas selama ini aku tak berhak mendapat cinta-Mu ataukah selama ini diriku yang tak pernah mengenal-Mu ? Ku dengar Kau hanya mencintai orang yang suci dan mulia, yang hidup dan matinya hanya untuk-Mu.. setiap hari bahkan setiap detik selalu menyebut asma-Mu.. Cemburu ?  tidak. Aku tidak cemburu tapi aku hanya marah pada diriku, kenapa aku tidak bisa seperti mereka kenapa aku tidak mengenal dan mencintai-Mu seperti mereka. Mungkin aku bisa mendapatkan cinta kasih-Mu.. jika aku ingin mencintai-Mu layaknya mereka mencintai-Mu...

Aku Kamu = Kita

Apakah mungkin ini jalan terbaik untuk kita? Oh. Bukan. Bukan kita tapi aku ! Atau lebih baik kutulis kita saja? Entahlah... Aku kamu atau kita tak jadi masalah asalkan sama-sama memperbaiki diri menjaga hati dan bercermin agar kelak aku kamu dan kita dapat bersanding bersama. Aku sangat berharap kita akan dipertemukan           kembali tapi bukan dengan caraku ataupun caramu           melainkan dengan cara-Nya. Hati ini ragu, apakah kau benar jodohku? namun disisi lain aku hanya ingin kaulah yang kelak menjadi imamku.           Ku pasrahkan seluruhnya pada Sang pemilik jodoh           biar kau lah yang menjadi imamku..           Di setiap sujudku selalu ku iringi namamu   ...

no subject-

Bagaimana caranya menjelaskan rindu kepada seseorang yang entah siapa dan di mana saat ini. Untukmu yang jauh disana, terkadang mata ini iri kepada hati, karena kau ada di hatiku namun tidak tampak di mataku. Aku tidak memiliki alasan pasti mengapa sampai saat ini masih ingin menunggumu, meski kau tak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan. Hati ini meyakini bahwa kau ada, meski entah di belahan bumi mana. Yang aku tahu kelak aku akan menyempyrnakan hidupku denganmu, di sini, di sisiku. Maka, saat hatiku telah mengenal fitraahnya, aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintai-Nya. Sekalipun kita belum pernah bertemu, mungkin saat ini kita tengah melihat langit yang sama, tersenyum menatap rembulan yang sama. Di sanalah, tatapanmu dan tatapanku bertemu.                            ...